Bismillaahirrahmaanirrahiim
Pandemi sudah 1,5 tahun berjalan. Rumah Quran STAN termasuk lembaga yang terdampak pandemi. Terbukti dengan perubahan signifikan selama 1,5 tahun ini, yaitu:
- Talaqqi yang sedianya di masjid, dialihkan via zoom dan whatsapp video call,
- Rumah yang disewa, dimanfaatkan, hingga diramaikan oleh santri-santri, hingga kini sudah banyak yang tidak dilanjutkan sewa/pemanfaatannya, di antaranya:
- RQ Ceger dan PJMI telah dikembalikan.
- RQ Al Khansa dialihfungsikan menjadi rumah tinggal bagi 3 musyrifah dan guru Quran, Alhamdulillah.
- RQ Naimin (hasil tanah dan bangunan wakaf) masih dalam proses pemeliharaan karena sudah beberapa pekan tidak digunakan.
- RQ Granada, kosong setelah santri kembali ke kampung masing-masing pada Maret 2021,
- Peserta yang semula mayoritas mahasiswa PKN STAN pada 2020, kini (semester 1 dan 2 tahun 2021), beralih ke paling banyak dari kalangan alumni.
- Program yang semula dioptimalkan untuk menginap dan menghafal selama 3-5 kali dalam sepekan, di semester 2 ini mayoritas memilih 1-2 kali dalam sepekan (program pekanan)
Maa syaa Allah, tantangan yang cukup besar.
Semoga Allah mudahkan semuanya.
Nah, pola menghafal virtual ternyata membawa potensi kebermanfaatan yang lebih besar, di antaranya:
- Borderless Participant: Yang jelas santri bisa dari bagian Indonesia mana saja, bahkan Indonesia Timur sekalipun. Beberapa santri adalah alumni STAN dari Ambon, Aceh, dan sebagainya yang jauh dari lokasi RQ sendiri.
- Potensi Ekskul RQ: RQ STAN berpotensi membuka komunitas-komunitas yang menautkan ustadz-ustadz potensial secara virtual. Alhamdulillah per hari ini sudah ada prospek 2 komunitas: komunitas tadabbur (Ustadz Syarif Baraja) dan komunitas Qiraah (Ustadz Mujiadi Raynah) dengan pertemuan virtual setiap pekan. Kami menyebutnya dengan EKSKUL alias ekstrakulikuler RQ. Pola pendaftaran saat ini, diprioritaskan untuk santri RQ dahulu, baru kemudian alumni RQ.
- Data Mining RQ: Data hafalan yang disetorkan bakal menjadi mining data Rumah Quran yang dapat mengidentifikasi tingkat keistiqomahan santri, semangat santri, termasuk efektivitas program RQ, karena menampilkan banyak parameter, di antaranya: data surat, ayat, jumlah halaman, murajaah atau ziyadah, dan lain-lain. Selain itu, kumpulan data tersebut juga menjadi leaderboard yg berpotensi menyemangati santri untuk terus menghafal/menjaga hafalannya.
- Berpotensi Memvariasikan Kegiatan Insidental: Agenda insidental dapat dikelola dengan tingkat variasi yang tinggi. Buktinya, pada 11-12 September 2021 lalu, Vacation di-wrap-up, disimplifikasi, dan dihadirkan hanya selama 1 malam, ibarat mabit virtual, yang Alhamdulillah mendapat sambutan baik dari santri. Terekap sekitar 80-an kali talaqqi dari santri pada akhir pekan tersebut.
Pandemi yang masih tersisa harus tetap bisa menyelimuti RQ dengan aktivitas-aktivitas bermanfaat, yang bisa dilakukan, yang memungkinkan diadakan.
Fattaqullaaha mastatho'tum - Bertakwalah kepada Allah semampumu (At-Taghabun 16).
Semoga Allah segera sempurnakan nikmat setelah pandemi,
sehatkan negeri kita, Indonesia dan masyarakatnya,
serta mudahkan kita semua untuk taat kepada-Nya.
Barakallahufiikum.
📖 Rumah Quran STAN 📖
======================
Beranda
Home
Posting Komentar